Puisi islami
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

Ya
Allah..Peluklah hati ini di saat ku mulai merasa gelisah dalam penantian
penuh kesabaran ini,terkadang Hatiku merasa rindu pada dia insan yang
ku cintai dalam diamku…
Ya Rabb..Biarlah ku simpul dalam setiap do’a-do'a dalam Istikharahku
kepada-MU Rasa ini,agar kelak Engkau Satukan hatinya dan hatiku yang kan
bertaut bertahta dan bersemi indah karna Redha-MU….
Ya Rabb…Tuntunlah Hati hamba agar hanya mau menerima CINTA seorang Insan
yang benar-benar Pilihan-MU bukan Semata-mata Pilihan Nafsuku.
Ya Rabb,Bila dia memang baik untuk kami,agama kami,masa depan dunia dan
akhirat kami,bisa membimbing dan membawa kami lebih dekat pada-Mu,Maka
dekatkanlah diri dengannya & satukanlah kami dalam pernikahan yang
sakinah,mawaddah,warrahmah..Tapi kalau bukan dia yang terbaik,Maka
jangan biarkan kekaguman kami menjadi suka apalagi cinta,Jadikanlah
kekaguman kami seperti orang lain kagum padanya,,Engkaulah Maha
membolak-balikkan hati Maka kami titipkan rasa ini,kami serahkan
semuanya pada-Mu,karna semua ini adalah milik-Mu..Aamiin ya Rabbal
ala'amin
Mencintai itu.
-
Mencintai itu : Bukan bagaimana kita melupakan… Tapi bagaimana kita memaafkan…. Bukan bagaimana kita mendengar Tapi bagaimana kita mengerti Bukan bagaimana kita melihat.. Tapi bagaimana kita merasakan… Bukan pula bagaimana kita melepaskan… Tapi bagaimana kita bertahan… Sebenarnya Cinta sejati itu adalah… Ketika dia menyakiti kita masih tetap peduli ketika dia tidak peduli kita masih mampu menunggu dan setia Dan ketika dia mencintai orang lain kita masih dapat tersenyum dan berkata… ” Aku Turut Bahagia…..” Kadang tanpa kita sadari orang yang paling kita sayangi adalah orang yang paling menyakiti hati kita … ingat itu…
Izinkan hamba menggelar sajadah bersamanya
Ya Allah....Izinkan aku menggelar sajadah bersamanya
Beralas cinta berujung surga
Yang menenggelamkan kami dalam sujud penuh kerinduan kepada-Mu
Dalam takbir yang mengakui Keagungan-Mu
Dalam salam yang mengingatkan kami bermanfaat bagi sesama
Dalam wudhu yang membersihkan hati kami untuk melihat Wajah-Mu
Dalam tilawah yang kami lantunkan penuh haru
Dalam dzikir yang tiada akhir
Yang membuat kami semakin kagum akan Pesona-Mu
Menyukuri ayat-ayat Cinta-Mu yang Kau bentangkan pada kami
Yang menetapkan kami menjadi Akhlakul Karimah Rohmatan lil Alamin
Ya Allah....
Izinkan aku menggelar sajadah bersamanya Aamin ya Rabbal'Alamin.
Beralas cinta berujung surga
Yang menenggelamkan kami dalam sujud penuh kerinduan kepada-Mu
Dalam takbir yang mengakui Keagungan-Mu
Dalam salam yang mengingatkan kami bermanfaat bagi sesama
Dalam wudhu yang membersihkan hati kami untuk melihat Wajah-Mu
Dalam tilawah yang kami lantunkan penuh haru
Dalam dzikir yang tiada akhir
Yang membuat kami semakin kagum akan Pesona-Mu
Menyukuri ayat-ayat Cinta-Mu yang Kau bentangkan pada kami
Yang menetapkan kami menjadi Akhlakul Karimah Rohmatan lil Alamin
Ya Allah....
Izinkan aku menggelar sajadah bersamanya Aamin ya Rabbal'Alamin.
Perasaan Wanita
Bila seorang wanita itu menangis di hadapanmu,itu bererti dia tak dapat menahannya lagi.
Bila kamu memegang tangannya saat dia menangis,dia akan tinggal bersamamu sepanjang hidupmu.
Bila kamu membiarkannya pergi,dia tidak akan pernah kembali lagi menjadi dirinya yang dulu.
Selamanya….Seorang wanita tidak akan menangis dengan mudah,Kecuali di depan orang yang amat dia sayangi.
Dia menjadi lemah.Seorang wanita tidak akan menangis dengan mudah,hanya jika dia sangat menyayangimu,tiada lagi rasa egonya,
Lelaki,bila seorang wanita pernah menangis kerana dirimu,tolong pegang tangannya dengan pengertian.dia adalah orang yang akan tetap bersamamu sepanjang hidupmu.
Lelaki,Bila seorang wanita menangis keranamu.tolong jangan mempersiakannya.Mungkin kerana keputusanmu,kau merosakkan kehidupannya.Saat dia menangis di depanmu,Saat dia menangis keranamu,lihatlah matanya….dapatkah kau lihat dan rasakan sakit yang dirasakannya?
Fikirkan….Wanita mana lagi yang akan menangis dengan murni,penuh rasa sayang,di depanmu dan kerana dirimu..
Dia menangis bukan kerana dia lemah,dia menangis bukan kerana dia menginginkan simpati atau rasa kasihan.
Dia menangis,kerana menangis dengan diam-diam sudah tidak mampu bagi dirinya.
Lelaki,fikirkanlah tentang hal itu.bika seorang wanita menangisi hatinya untukmu,dan semuanya kerana dirimu.
Inilah waktunya untuk melihat apa yang telah kau lakukan untuknya.
Hanya kau yang tahu jawabannya..Pertimbangkanl
Jaga dan cintailah ia sewaktu ia takut dan sendiri,Hapuslah air matanya,ketika ia merintih dan menangis,Buatlah ia tersenyum,di saat ia bersedih dan kecewa
Rasakanlah kesedihannya,ketika ia berduka dan janganlah kau membuat hatinya hancur dan terluka,karena pada suatu saat nanti engkau akan sadar, betapa pentingnya ia saat ia telah pergi dari hatimu untuk selamanya
Aku mencintai engkau kerana agamamu dan kerana cintamu kepada Maha
Pencipta,Andai kau hilangkan cintaNya,maka hilanglah cintaku
padamu,Cintamu terhadap Maha Pencipta mendekatkan aku padaNYA,Cinta
Illahi jugalah yg menyebabkan aku memilihmu,Aku juga tidak mengetahui
siapakah kau jodoh ku,Hanya Engkau Yg Maha Mengetahui segala
sesuatu,Doaku,semoga kau tercipta untuk ku,Semoga aku bertemu jodoh dgn
kau atas ijin Allah
fotoku
Kamis, 28 Februari 2013
♥''Wahai Muslimah,Ringankanlah Maharmu''♥
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
♥''Wahai Muslimah,Ringankanlah Maharmu''♥
Sebelum Engkau Halal Bagiku
Ahlan Wa Sahlan,Marhaban fii zaumina hadza
ANA UHIBUKA LADZI AHBABTANI LAHUU
Alhamdulillaah…..
Segala Puji bagi ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala.Tuhan Yang Maha Rahman.Maha Rahim.. Shalawat serta salam senantiasa tercurah untuk kekasih Allah,Muhammad Rasulullah Shallahu 'alaihi wassalam.Allahumma Shalli wa Salim Ala Sayyidina Muhammadin wa Ala aali Sayyidina Muhammadin fi Kulli Lam Hatin wa na Fasinn bi'adadi Kulli Ma'lu Mil Lak.
Yaa Rabbi•*´¯)Ajarilah kami bagaimana memberi sebelum meminta,berfikir sebelum bertindak,santun dalam berbicara,tenang ketika gundah,diam ketika emosi melanda,bersabar dalam setiap ujian.Jadikanlah kami orang yg selembut Abu Bakar Ash-Shiddiq,sebijaksana Umar bin Khattab,sedermawan Utsman bin Affan,sepintar Ali bin Abi Thalib,sesederhana Bilal,setegar Khalid bin Walid radliallahu'anhum...Aamiin ya Rabbal'alamin.
Wahai Muslimah,Ringankanlah Maharmu!
Bersama izin wali,kerelaan calon mempelai wanita dan saksi,mahar menjadi syarat sahnya akad nikah.Mahar adalah harta yang diberikan pihak calon suami kepada calon istrinya untuk dimiliki sebagai penghalal hubungan mereka.ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala berfirman,“Dan berikanlah maskawin (mahar) kepada perempuan (yang kamu nikahi) sebagai pemberian yang penuh kerelaan.” (An-Nisa’ 4).
Dalam tafsirnya,Imam Al-Qurthubi menafsirkan ayat di atas dengan mengatakan,“Ayat ini menunjukkan adanya kewajiban atas seorang suami untuk memberikan mahar bagi istri. Hal demikian sudah menjadi kesepakatan para ulama dan tidak ada perselisihan dalam masalah ini.”ALLAH menyatakan,“Berikanlah maskawin kepada mereka sebagai suatu kewajiban.” (An-Nisa’ 24).
Mahar ini menjadi hak istri sepenuhnya,sehingga bentuk dan nilai mahar ini pun sangat ditentukan oleh kehendak istri.Syariat Islam tidak menentukan batasan minimum atau maksimum untuk mahar pernikahan.Dan bisa saja mahar itu berbentuk uang,benda atau pun jasa,tergantung permintaan pihak istri.Namun syariat menganjurkan wanita agar meringankan mahar kepada calon suaminya dan tidak berlebihan,guna memudahkan proses pernikahan dan menghindari maraknya perzinaan.
Islam mengajarkan wanita agar meringankan mahar dan menyederhanakannya serta tidak melakukan persaingan…
Dalam fatwanya,Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz menyatakan bahwa Islam mengajarkan wanita agar meringankan mahar dan menyederhanakannya serta tidak melakukan persaingan,sebagai pengamalan kita kepada banyak hadits yang berkaitan dengan masalah ini,untuk mempermudah pernikahan dan untuk menjaga kesucian kehormatan pemuda-pemudi.
Meski demikian,lanjut Syaikh Bin Baz,para wali tidak boleh menetapkan syarat uang atau harta (kepada pihak lelaki) untuk diri mereka,sebab mereka tidak mempunyai hak dalam hal ini; ini adalah hak perempuan (calon istri) semata, kecuali ayah.Ayah boleh meminta syarat kepada calon menantu sesuatu yang tidak merugikan putrinya dan tidak mengganggu pernikahannya.Jika ayah tidak meminta persyaratan seperti itu,maka itu lebih baik dan utama.
ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala berfirman,“Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin ALLAH akan memampukan mereka dengan karunia-Nya.” (An-Nur:32).
Rasulullah mengajarkan kepada umatnya untuk mempermudah urusan,bukan mempersulit,demikian pula dalam hal mahar untuk pernikahan…
Selain itu,Rasulullah mengajarkan kepada umatnya untuk mempermudah urusan,bukan mempersulit,demikian pula dalam hal mahar untuk pernikahan.Dikutip dari Ishlah An-Nisa’; fi Al-‘Aqidah wa Al-‘Ibadah wa Al-Bait wa As-Suluk,Al-Bukhari meriwayatkan hadits dari Sahl bin Sa’ad bahwa ada wanita yang mengajukan dirinya untuk dinikahi,oleh Rasulullah,namun beliau menolaknya.
Lalu ada seorang sahabat berkata,“Wahai Rasulullah,nikahkanlah aku dengannya.” Beliau pun bertanya, “Apa yang engkau miliki (sebagai mahar)?” Sahabat itu menjawab, “Aku tidak memiliki apa pun.” Rasulullah berkata,“Kalau begitu, pergi dan carilah mahar,walaupun hanya sebuah cincin dari besi.”
Sahabat itu pun pergi kemudian datang lagi seraya melapor kepada Nabi,“Demi ALLAH aku tak menemukan apa pun termasuk cincin besi.Namun aku memiliki kain ini, dan untuknya (sebagai mahar) separuh kain ini.” Nabi balik bertanya,“Apa yang dapat engkau lakukan dengan kainmu itu? Jika engkau mengenakannya,dia tidak bisa memakainya. Sebaliknya jika dia yang mengenakannya,maka engkau tidak bisa memakainya.”
Sahabat itu pun lalu duduk.Setelah duduk lama,dia pun bangkit. Nabi melihatnya,lalu beliau memanggilnya. Nabi bertanya, “(Hafalan) apa yang engkau punya dari Al-Qur’an?” Dia menjawab,“Aku punya hafalan beberapa surat; surat ini dan surat itu.” Nabi pun bersabda, “Aku nikahkan engkau dengan dia dengan mahar hafalan surat yang engkau miliki.”
Beliau pun melarang para muslimah berlebihan dalam menetapkan mahar pernikahan.Rasulullah bersabda,“Sesungguhnya perkawinan yang besar keberkahannya adalah yang paling murah maharnya.Dan beliau bersabda:perempuan yang baik hati adalah yang murah maharnya,memudahkan urusan perkawinannya dan baik akhlaknya.Adapun perempuan yang celaka yaitu yang mahal maharnya,menyusahkan perkawinannya dan buruk akhlaknya.”
Rasulullah bersabda,Sesungguhnya perkawinan yang besar keberkahannya adalah yang paling murah maharnya…Ajaran Islam yang mudah pun menetapkan bahwa mahar tidak selalu berbentuk materi fisik atau hal-hal yang merefleksikan kekayaan dan kesejahteraan. Selain harta kekayaan, mahar bisa berupa sesuatu yang diambil upahnya (jasa) dan manfaat yang akan kembali kepada sang wanita, seperti keislaman dan hafalan Al-Qur’an.
Imam An-Nasa’i meriwayatkan hadits shahih,bahwasanya Anas bin Malik menuturkan, “Abu Thalhah menikahi Ummu Sulaim dengan mahar keislaman dirinya. Adalah Ummu Sulaim masuk Islam sebelum Abu Thalhah. Abu Thalhah bermaksud meminang dirinya.Ummu Sulaim menjawab, “Sungguh aku telah masuk Islam. Apabila engkau masuk Islam, aku bersedia menikah denganmu. Lalu Abu Thalhah pun masuk Islam, dan hal itu menjadi mahar bagi pernikahan di antara keduanya.
Dalam riwayat lain diterangkan bahwa Abu Thalhah meminang Ummu Sulaim.Ummu Sulaim menjawab,“Demi Allah wahai Abu Thalhah,tak ada seorang seperti dirimu pantas ditolak, namun sayang engkau ini orang kafir. Sedangkan aku ini wanita muslimah, dan tak boleh menikah denganmu.Bila engkau mau masuk Islam,itulah maharku dan aku tidak minta yang lain lagi.”
Abu Thalhah pun kemudian masuk Islam,dan itulah mahar untuk menikahi Ummu Sulaim.Tsabit Al-Bannani,seorang tabiin terkemuka, mengomentari riwayat tadi dengan mengatakan,“Aku tidak mendengar lagi ada wanita yang maharnya lebih mulia ketimbang maharnya Ummu Sulaim.Mereka pun menikah dan mendapatkan keturunan.”
Hikmah di balik anjuran untuk meringankan mahar adalah mempermudah proses pernikahan.Berapa banyak laki-laki yang mundur teratur akibat adanya permintaan mahar yang tinggi?…
Wahai ukhti muslimah,lihatlah bagaimana wanita shalihah seperti Ummu Sulaim yang lebih mengutamakan agama daripada nafsu syahwat.Mahar Ummu Sulaim menjadi sebaik-baik mahar di dalam Islam.Hikmah di balik anjuran untuk meringankan mahar adalah mempermudah proses pernikahan.Berapa banyak laki-laki yang mundur teratur akibat adanya permintaan mahar yang tinggi?
Syariat Islam menetapkan aturan-aturan yang mudah dan mulia.Tidak perlulah para muslimah mengikuti wanita-wanita jahiliyah yang berlebih-lebihan dalam menetapkan mahar dan merasa bangga dengan hal itu.Betapa kasihannya para wanita yang tidak kunjung menikah karena menetapkan mahar yang begitu tinggi.Dengan demikian,permudah dan ringankanlah maharmu wahai muslimah!
Barakallaahu fiykum wa jazzakumullah khoir
♥ SEMOGA BERMANFAAT ♥
Sebuah renungan untukku,untukmu,untuk kita semua.Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati yang terkunci...
Bergeraklah masuk,Buka tiap lembaran kalimat hati,maknai,lalu tunaikanlah
Hak cipta adalah milik ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala semata.Ilmu adalah amanat ALLAH yg harus disampaikan kepada Ummah...kami hanya menyampaikan apa yg kami miliki...
Sungguh bahagia insan yang telah menemukan cinta sejatinya.. ibarat tasbih & benang pengikatnya.. terajut menjadi satu untaian yang selalu disentuh satu demi satu oleh insan mulia yang bibirnya basah akan cinta kepada Rabb-Nya
Barakallaahu fiykum wa jazzakumullah khoir
Sebelum Engkau Halal BagiKu
♥SALAM SANTUN UKHUWAH♥
Semoga apa yang telah disampaikan ini ada manfaatnya,
Kebenaran datangnya dari ALLAH kekurangan dari pribadi ana dan ana hanya menyampaikan apa yang diamanahkan ALLAH..
Wallahù'alam bíshawab Wabíllahí taùfík walhídayah,
Wa'alaikum salam warahmatùllahí wabarakatùh
Happy Wedding...5 Mei 2010
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

Komentar
Posting Komentar